Selasa, 18 Agustus 2009

Pantai Batu Karas



Lokasi wisata ini berada di Desa Batukaras, Kec. Cijulang, Ciamis, Jawa Barat. Tepatnya +/- 34 km dari Pangandaran.
Dibanding beberapa pantai yg ada di daerah ini, Pantai batu Karas ini tergolong pantai landai, ombaknya tidak terlalu tinggi, sehingga cocok untuk melakukan berbagai kegiatan watersport. Sebut saja, surfing dan Banana boat.

Menurut Tour Guide yang membawa kita kesana, Batu Karas sendiri berarti Batu Nisan. Karena banyak terdapat Batu2 Nisan di daerah ini, maka pantai ini pun dinamakan Pantai Batu Karas.



Melihat banyaknya orang2 yang asyik melakukan berbagai kegiatan watersport, aku dan temen2 ku pun ingin mencoba salah satu wahana yang ditawarkan. Mau Surfing, tidak mungkin, kita semua tidak ada yg bisa berenang. Mau berenang menggunakan Ban, too childish, akhirnya kita sepakat untuk mencoba Banana Boat.



Untuk bermain Banana Boat disini, setiap orang dikenakan tarif 45 rb. Dalam satu boat bisa menampung maximum 6 orang. Waktu tempuh untuk sekali perjalanan +/- 25 menit.

Sebelum mulai bermain, tiap-tiap orang diberi pengaman berupa baju pelampung. Instruktur juga memberi tahu, pada saat kita di lempar kelaut, lepaskan pegangan tangan kita dari boat nya.

Persiapan selesai dan wejangan dari intruktur sudah di dengar dan di cerna dengan baik, maka sekarang saat nya kita mulai permainannya.......



Pada saat si Banana Boat mulai bergerak, rasa excited tidak bisa di tutupi. Begitu sudah agak ke tengah, nyali mulai ciut, mengingat aku tidak bisa berenang, tapi aku menjadi sedikit tenang karena kita selalu berada di bawah pengawasan Instruktur.

Instruktur berada di boat depan yang berfungsi sebagai penarik si banana boat. Dia yang memberikan arahan kemana tubuh kita harus condong, ke kiri atau ke kanan agar si banana boat tetap seimbang.

Kira2 setelah 10 menit kita diajak berputar kesana kemari, tiba tiba, byaaaarrrrr...... rasa asin air laut masuk ke tenggorokan, mata perih dan kita sudah terapung2 di air. Sempat panik, tapi instruktur kita dengan sigap memberikan arahan agar kita mendekati boat dan dia juga membantu kita satu persatu untuk kembali lagi ke boat nya.

Banana Boat melaju lagi, setelah sepuluh menit berikutnya, hal yg sama terjadi lagi.
Kita tidak terlalu kaget lagi pada saat "pelemparan" yang kedua ini, karena sudah berbekal pengalaman "di lempar" sepuluh menit sebelumnya.

Permainan berakhir di "lemparan" yang ketiga. Kita "di lempar" ke air pada saat mendekati bibir pantai.


Salam Jalan Jalan
Ayuk Lin
Sang Lirik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar