Senin, 17 Agustus 2009

Toko Buku Leksika



Hmm sudah lama saya tidak mengulas tuntas tentang toko buku favorit saya. Dan kali ini saya akan bahas toko buku Leksika Lenteng Agung. Bicara soal toko buku ini saya sangat menyukai desainnya yang menarik dan cozy.



Dengan desain minimalis, toko buku menjadi pelabuhan utama warga LA untuk membeli toko buku. Isi toko bukunya lumayan lengkap, meski untuk koleksi novelnya tidak begitu banyak dan lengkap.

Meski koleksi buku novel tidak terlalu lengkap, toko buku ini menyimpan koleksi buku agama yang ok punya lho. Dari mulai buku agama populer, sampai buku doa-doa hadir disini.



Tidak hanya itu, di dalam toko buku ini juga terdapat spot menarik untuk anak-anak yang ingin membeli mainan edukasi atau buku-buku anak. Nah buat para orang tua yang mau memberikan hadiah permainan edukasi, belilah di tempat ini.

Apa lagi yang ada di sini? Hmm tentunya tak lengkap bila tak ada tempat untuk makan. Di lantai 3 terdapat sebuah ruang semacam coffee shop yang menyediakan beragam makanan western dan eastern. So, kalau belanja buku laper, yah bisa langsung makan.



Hmm secara keseluruhan tempat ini menarik untuk dikunjungi, meski untuk itu pihak toko bukunya harus ekstra kerja keras mempromosikan toko buku ini (Habis setiap saya kesana selalu sepi sih....). Model discount pada hari senin saja seakan tidak terlalu efektif meningkatkan jumlah pengunjung (sayang banget kalau nantinya tutup karena tidak ada orang yang mau beli). So, mulailah berbenah Toko Buku Leksika, agar pelanggan semakin banyak yang datang, hehehe....

Salam Jalan-Jalan


Mas Senda
Sang Lirak

Jalan-jalan ke TV One



Hmm kemarin waktu ultahnya sang lirik, saya dan teman-teman diundangnya ke studio TV One dalam acara Satu Jam Lebih Dekat. Acara yang dipandu oleh Indi ini adalah sebuah format acara bincang-bincang yang mengundang tokoh-tokoh dan orang ternama untuk ditanya-tanyain lebih dekat satu sama lain.
Dengan format mengundang tamu istimewa yang hadir di dalam membuat acara ini semakin menarik dan enak untuk di tonton. Sewaktu saya dan sang Lirik ke sana kebetulan tokoh yang diundangnya adalah Andrea Hirata. Ia diundang untuk menjelaskan buku ke duanya yang sedang diproses pembuatan filmnya, serta seluk beluk dirinya. Dari mulai pemikirannya tentang buku, tentang penggemarnya, tentang orang tua bahkan tentang idolanya.



Alhasil beragam tamu kejutan didatangkan. Tamu pertama adalah penggemarnya yang meminta bukunya sebagai mahar. Andrea kala itu tidak menyangka mereka akan datang dan bertemu dengan dirinya. Cerita tentang perjuangan pacarnya mendapatkan tanda tangan Andrea ternyata terjadi ketika mereka menjelaskan secara detil prosesnya hingga mereka bisa menjadi sepasang kekasih.
Tamu kedua adalah tamu yang lagunya menjadi lagu favorit saya ketika melakukan perjalanan. Tau lagu ini kan, “Kau adalah belahan jiwaaa, aku cinta kamu sedaari duluuuuu....”(jiah kok jadi nyanyi ya, hahaha). Yap Tompi adalah bintang tamu tamu tak terduga untuk acara ini. Saya juga tidak sangka ternyata selama ini Tompi adalah penyanyi favoritnya selain tentunya Rhoma Irama....
Tamu ketiga adalah tamu yang paling penting bagi Andrea. Hmm tamu ketiganya adalah kedua orang tuanya sendiri. Wuihh Andrea begitu surprise melihat mereka sampai tak kuasa menahan nangis ketika mereka datang.
Selama satu jam acara ini berlangsung dan akhirnya acara ini selesai juga. Kesan saya pada acara ini menarik, dan tidak membosankan. Dari acara ini saya mendapatkan fakta menarik tentang Andrea, mau tahu?



1. Andrea ternyata ngefans berat sama Tompi (hmm dia sampai minta tanda tangan dan nomor telephonenya lho...).
2. Andrea pernah juara harapan 3 lomba adzan (hmm saya curiga peserta lombanya Cuma enam nih, hahahaha).
3. Ayah Andrea memiliki pendengaran yang kurang baik, sehingga beliau tidak bisa menangkap dengan jelas percakapan kita.
4. Buku bajakan Andrea terjual lebih dari lima juta copy, sayangnya informasi yang diterimanya adalah dua juta copy (hmm kebanyang dong berapa banyak bajakannya?).
5. Andrea adalah pembosan sejati.
6. Dll

Hmm, seru kan? Makanya nonton donk, hehehe....

Salam Jalan-Jalan


Mas Senda
Sang Lirak

Jumat, 14 Agustus 2009

Hmm Ke Malioboro yu'....



Ke Yogya? Rasanya belum lengkap kalau belum mengunjungi dua tempat ini. Yah kedua tempat ini adalah surga belanja di Yogyakarta. Tersedia berbagai macam barang khas Yogya dijual disini. Dari mulai batik, selop sampai blankon. Semua tersedia lengkap di sini.



Untuk urusan harga, jangan tanya disini gudangnya barang murah-murah, kita bisa menawar barang hingga tinggal ¼ harga dari harga penawaran pembukaan. So, buat yang doyan banget tempat ini bisa jadi tempat yang paling pas dan nyaman untuk melakukan transaksi belanja.



Tidak hanya itu, di Malioboro kita bisa berkesempatan mengunjungi tempat-tempat wisata lainnya dengan menggunakan becak atau delman. Hmm bagi yang mau merasakan Yogya sesungguhnya Malioboro adalah tempat yang tepat untuk kita singgahi. Penasaran kan? Yu’ mampir ke Yogyakarta....

Salam Jalan-Jalan


Mas Senda
Sang Lirak

Mencoba Melewati 2 Pohon Beringin di Alun-Alun Kidul



Sewaktu saya pergi ke Alun-Alun Kidul, saya melakukan dua hal yang tidak pernah saya lakukan. Pertama saya bermain ATV (kalau yang ini udah pada liat ceritanya kan?) dan yang ke dua saya mencoba menerobos pohon beringin kembar dengan mata tertutup.

Kata orang sana kalau kita melewati berhasil melewati pohon kembar maka semua doa kita akan dikabulkan. Mitos ini begitu melekat di masyarakat sekitar, hingga tak heran jika banyak orang yang datang mencoba peruntungan melewati dua pohon kembar ini.



Saya sebenarnya tidak terlalu percaya dengan mitos ini, namun rasa penasaran saya terusik karena saya melihat banyak sekali orang yang gagal melewati pohon beringin. Dan akhirnya fualah, saya mencoba melewati pohon ini. Hasilnya?

Percobaan pertama = gagal, dengan kondisi berdiri di depan salah satu beringin
Percobaan kedua = gagal, dengan kondisi mendekati lapangan berumput
Percobaan terakhir = gagal, karena rang langkah terlalu berbelok

Dan akhirnya saya gatot alias gagal total deh, hahaha....

Salam Jalan-Jalan


Mas Senda
Sang Lirak

Rabu, 12 Agustus 2009

Sate Ayam Pak Fausi



Hmm laper? Buat para penghuni kantor di bilangan Senayan, Tendean, Semanggi dan sekitarnya mungkin sudah tahu tempat ini. Di Jl. Sriwijaya 3 ini ada tempat mangkal sate yang uenaaaaaaaaak banget. Namanya sate ayam pak Fausi, sate ayam dia adalah sate ayam langganan saya sedari saya kecil lho….

Sebenarnya dulu jalan ini masih sepi. Tidak terlalu banyak pedagang yang mangkal. Hal ini menjadi berbeda tatkala salah satu rumah di jalan ini disulap menjadi sebuah salon berlabel Maxi Salon. Nah tempat ini sebenarnya adalah cikal bakal dari Maxi Salon yang ada di Jakarta (Lho kok jadi ngomongin salon terus, emangnya siapa yang mau creambath ya?). Nah setelah itu tempat ini berkembang dari hanya salon semata menjadi salon yang ada boutiquenya, kemudian berdiri distro, dll. Sampai akhirnya sekarang tanahnya dijadikan rumah tinggal seperti sekarang ini.



Nah, meski salon dan yang lainnya berubah-ubah, pesona sate ayam disini tidak akan pernah berubah. Malah keleatannya menggugah selera untuk kita menyantap makanannya lagi, lagi dan lagi….

Kekuatan sate ini terletak pada potongan sate yang besar dan bumbu kacangnya yang kental dengan cita rasa manis otentik khas kecap korma. Semua ngeblend jadi satu dan bercampur dengan bawang goreng. Hmm so yummy….

Pokoknya sekali coba pasti akan datang kesini lagi, lagi dan lagi. Coz rasa otentik tidak bisa dibohongi, karena benar-benar eunak, pokoknya hi recommended deh….

Salam Jalan-Jalan



Mas Senda
Sang Lirak

Anyer, Anyer…



Long week end besok enaknya kemana ya? Hmm buat yang masih mikir-mikir, saya punya ide nih…. Gimana kalau sobat Lirak-Lirik ke pantai Anyer. Hmm pantainya asyik lho. Di sini kita bisa melakukan berbagai kegiatan di pantai. Mau banana boat? Ada… Mau Speed Boat? Ada juga… Mau dipijit di pantai? Ada juga… Gimana asyik kan?

So kalau mau berangkat monggo siapkan rencana untuk keberangkatan ke sana. Hmm buat warga Jakarta yang mau kesana ada beberapa tips untuk jalan-jalan ke sana lho…

Mau tahu? Ayo kita simak satu persatu:



1. Perjalanan kesana sebaiknya menggunakan mobil saja. Jangan pernah berpikir kesana naik motor, karena perjalanan kesana jauh lho! Paling enak ya naik mobil, karena kita bisa jalan-jalan di malam hari (sst di sini angkot rada susah, so kalau malam laper, pengen jajan-jajan makanan bakal kerepotan lho…).

2. Berhati-hatilah di jalan tol, karena beberapa ruas tol mengalami kerusakan yang cukup parah.

3. Kalau mau reservasi hotel, jauh-jauh hari ya… Coz biasanya pada hari libur, banyak karyawan kantor yang membooking satu hotel penuh. So, cobalah mereservasi hotel agar kita bisa mudah menginap dan tidak terlunta-lunta di sana.

4. Jangan lupa mampir ke mercusuar, hmm tempat ini salah satu daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang ingin melihat pantai secara keseluruhan




5. Penyewaan olah raga air disini cukup mahal, so siapkan uang yang banyak untuk naik speed boat, banana boat, dll (semua bisa murah kalau boatnya punya teman kita, so pertemuan pertama cobalah menjalin komunikasi dengan pihak pengelola boat, hmm tempatnya ada di Hotel Mambruk kok….).


6. Jangan lupa nyoba kelapa muda disini. Hmm kelapa muda disini seger banget lho, karena memang langsung dipetik dari pohonnya. So pantes dan harus dicoba….

7. Carilah hotel yang halaman pantainya luas, jadi kalau mau BBQ-an ma temen-temen puas dan tidak mengganggu penghuni lain.

Ok itulah tips hari ini, semoga bermanfaat dan terpakai ketika kita ke Anyer….

Salam Jalan-Jalan


Mas Senda
Sang Lirak

Selasa, 11 Agustus 2009

Makan Snack-Snack di Warung Umat



Hmm sudah pernah ke halte busway Blok M? Bagi yang belum pernah kesana tapi laper namun uang di kantong tinggal recehan, maka Warung Umat menjadi pilihan pas untuk kita-kita ini.

Warung yang letaknya persis di bawah tangga halte Blok M ini menawarkan beragam jajanan pasar yang cukup nendang perut. Bayangin aja, porsi tahunya saja sangat besar dan cukup mengenyangkan jika kita makan tiga biji (hmm emangnya tahu berbiji ya?).




Nah, kemarin ketika saya lapar dan tidak punya uang banyak. Saya mampir ke Warung Umat untuk makan. Hmm lumayanlah makan nasi kuning+tahu+teh botol hanya mengeluarkan uang Rp. 7.500 saja.

Rasanya? Lumayanlah, nasi kuningnya cukup terasa kok, tahu isinya juga enak. Meski tidak bisa dikategorikan maknyos, namun sangat layak untuk di santap tatkala keuangan tidak bersahabat, hehehe…. So, mau coba? Monggo mampir ke halte busway Blok M.


Salam Jalan-Jalan



Mas Senda
Sang Lirak